Tampilkan postingan dengan label Gus Dur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gus Dur. Tampilkan semua postingan

20 September 2008

Gus Dur Pertimbangkan Maju Sebagai Capres Independen


Sabtu, 20/09/2008 13:45 WIB

Jakarta - Untuk maju sebagai calon presiden di Pemilu 2009, Gus Dur tak harus diusung oleh parpol. Gus Dur juga bisa maju melalui jalur independen.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Gerakan Nasional Calon Independen Fadjroel Rachman dalam acara Kongkow Bareng Gusdur di Kedai Tempo Jl Utan Kayu 68, Jakpus, Sabtu (20/9/2008).

"Daripada Gusdur golput akan lebih baik menjadi calon independen, sehingga suara golput itu kemungkinan menjadi ikut gusdur sebagai calon independen," ujar Fadjroel.

Menanggapi usulan tersebut, Gusdur mengatakan akan mempertimbangkannya. Menurut Ketua Dewan Syuro PKB ini, hal tersebut merupakan masukan baru bagi dirinya.

"Ini masukan baru. Saya akan bawa pada rapat gabungan Dewan Tanfidz dan Dewan Syuro," ujar Gusdur.

"Kalau esensi pemikirannya sih oke-oke saja, tapi karena undang-undang udah menegaskan bahwa demokrasi itu melalui parpol makanya saya berjuang dengan parpol yang saya sudah dirikan yaitu PKB. Jadi tergantung saya nanti," imbuhnya.
(lrn/djo) Novia Chandra Dewi - detikNews

07 September 2008

KPU Lapor Polisi Jika Dikepung Massa Gus Dur


Senin, 08/09/2008 09:20 WIB

Jakarta - Gus Dur memerintahkan pendukungnya mengepung kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU tidak gentar menghadapi ancaman Gus Dur.

"KPU tidak pernah merasa takut karena KPU tidak merasa salah," ujar anggota KPU, Andi Nurpati, kepada detikcom, Senin (8/9/2008).

Lebih serius menanggapi hal tersebut, Andi menyatakan akan menuntut Gus Dur apabila ancaman Gus Dur benar-benar terjadi. "Itu salah alamat. Bahkan KPU bisa memperkarakan balik," ujar Andi.

Selain itu, Andi juga akan melaporkan Gus Dur kepada pihak kepolisian jika Gus Dur benar-benar melancarkan serangannya ke KPU. Andi juga meminta pihak kepolisian untuk mengantisipasi ancaman Gus Dur ini.

"KPU tentu saja harus lapor ke polisi. Apabila terlihat tanda-tanda pengepungan, kewenangan polisi untuk lakukan preventif. Apalagi ini terencana, berhak diproses oleh kepolisian," ujarnya.

Pada 5 September lalu, Gus Dur menyerukan massanya mengepung KPU di daerah-daerah karena kecewa pada kinerja KPU.(mei/meiE Mei Amelia R, E Mei Amelia R - detikNews