Tampilkan postingan dengan label Liga Inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Inggris. Tampilkan semua postingan

06 Oktober 2008

Tevez Mulai Resah di MU


Selasa, 07/10/2008 10:14 WIB

Manchester - Sudah dijanjikan sejak Juli, kontrak permanen buat Carlos Tevez belum datang juga. Kostum nomor sembilan yang diincarnya pun kini malah jadi milik Dimitar Berbatov, tak salah kalau dia mulai resah.

Kabar Tevez mendapat kontrak permanen dari "Setan Merah" sudah berhembus tiga bulan lalu. Striker asal Argentina itu dikabarkan akan mendapat kontrak besar bernilai 32 juta poundsterling atau sekitar Rp 581 miliar.

"(Kontrak baru) itu bukan masalah. Kami bisa menyelesaikannya pada September, Oktober, November atau Desember. Sir Alex Ferguson sudah menjelaskan itu pada Tevez dan dia tidak bermasalah," demikian pernyataan Presiden Eksekutif MU, David Gill, di sela-sela tur mereka musim panas lalu.

Meski sudah dijanjikan seperti itu Tevez punya alasan kuat buat khawatir, salah satunya adalah kedatangan Dimitar Berbatov. Meski saat ini Berba belum menunjukkan ketajaman seperti saat bersama Tottenham Hotspurs, striker Bulgaria itu sudah memaksanya bermain sebagai pengganti di tiga dari empat pertandingan terakhir.

Hal lain yang membuat Tevez makin resah adalah hilangnya kesempatan memiliki nomor punggung sembilan, yang kini justru dimiliki Berba. Padahal sejak musim lalu nomor tersebut jadi incarannya ketimbang jersey bernomor 32 yang kini dia miliki. Apalagi Fergie beberapa waktu lalu justru mengatakan kalau kontrak untuk Tevez baru akan disodorkan musim depan.

"Deal permanen itu akan terjadi musim depan. Tak ada keraguan dalam pikiran saya kalau Tevez akan berada di sini musim depan dan menandatangani kontrak baru," sahut Fergie beberapa waktu lalu.

Krisis keuangan yang melanda Amerika Serikat, dan kemudian juga mempengaruhi AIG sebagai sponsor MU, disinyalir jadi salah satu alasan penundaan kontrak baru tersebut. Apalagi Tevez juga diyakini bakal meminta kenaikan gaji dari jumlah 80.000 poundsterling yang diterimanya kini.

"Sejak saya datang ke sini saya ingin mendapatkan kontrak permanen. Saya mengalami musim pertama yang menggembirakan dan saya akan lebih gembira lagi jika petinggi klub mau memberikan kontrak di depan saya. Tanpa ragu, saya akan menandatanganinya," tegas Tevez seperti diberitakan Dailymail. ( din / ian )Doni Wahyudi - detiksport
AFP/Paul Ellis

28 September 2008

Seperti Apa MU Pasca Sir Alex ?


Senin, 29/09/2008 07:57 WIB
Manchester - Dalam satu atau dua musim ke depan Sir Alex Ferguson mungkin belum akan mengakhiri karirnya bersama Mnachester United. Namun saat dia pensiun nanti, masihkan "Setan Merah" jadi klub menakutkan?

Itulah wacana yang tiba-tiba diangkat oleh Eric Cantona. Pembicaraan soal suksesor Fergie saat dia pensiun suatu saat nanti sudah mengemukan sejak lama, namun tak ada yang mempertanyakan bakal seperti apa nanti kondisi The Red Devils" sebenarnya.

Yang jadi pertanyaan dan kekhawatiran Cantona tak cuma sekedar prestasi, lebih dari itu dia sangat merisaukan kelanjutan nasib MU sebagai sebuah klub. Yang jadi alasan kekhawatirannya adalah keberadaan Keluarga Glazers sebagai pemilik MU.

Sejak kedatangan pengusaha Amerika Serikat itu harga tiket laga MU terus meningkat, selain itu banyak juga protes dilontarkan fans atas kebijakan keuangan Glazers. Padahal yang mampu merekatkan MU meski memiliki banyak masalah seperti itu adalah keberadaan Fergie.

"Ferguson itu kuat, dia mengendalikan segalanya. Untuk saat ini tak ada yang berubah di sana – tentu selain kebijakan ekonomi," ungkap Cantona di TheSun. "Saya khawatir soal masa depan. Saya harap hal itu tidak berubah."

Sejak menangani MU tahun 1986 silam, Sir Alex sudah memberikan hampir segalanya buat MU. Mulai gelar kompetisi lokal, menjadi raja Eropa hingga mengukuhkan diri nenjadi klub terbaik Eropa dengan total lebih dari 30 tropi dipersembahkan.

Selanjutnya Cantona malah memberi dukungan pada FC United, klub yang dibentuk beberapa fans MU yang kecewa dengan pengambilalihan oleh Glazers. Dalam beberapa tahun mendatang dia berharap klub oposan MU itu bisa menjadi MU seperti yang sekarang ini dengan memenangi Liga Champions.

"Mereka punya ide yang hebat. Saya harap mereka bisa menjadi klub besar dan menjadi kampiun Eropa dalam lima tahun mendatang. Setiap klub harus diciptakan pada satu poin tertentu. Sekarang saya tertarik dengan orang-orang yang menciptakan sebuah klub. Orang seperti apa yang menciptakan Manchester United atau Manchester City," pungkas mantan kapten MU itu.
( din / roz ) Doni Wahyudi - detiksport

21 September 2008

MU-Chelsea Imbang 1-1


Minggu, 21/09/2008 21:59 WIB
BBC
London - Pertandingan antara Chelsea melawan Manchester United berakhir dengan hasil imbang. Setelah 90 menit permainan, hanya ada dua gol tercipta dengan skor akhir 1-1.

Pertandingan yang berjalan di Stamford Bridge, Minggu(21/8/2008) malam WIB, berjalan cukup menarik. MU yang menjalani start awal musim yang tak bagus, tak ragu untuk tampil menyerang. Sementara Chelsea juga demikian, dan mereka berhasil memenangi penguasaan bola dengan 60 %.

MU akhirnya memimpin lebih dulu pada babak pertama, tepatnya pada menit 18. Gol tersebut tercipta setelah operan Patrice Evra di sisi kanan pertahanan Chelsea. Bola tersebut kemudian disepak oleh Dimitar Berbatov, namun masih bisa dtepis oleh Petr Cech. Park Ji-Sung yang berada di depan gawang langsung mencecar bola tersebut dan menceploskan bola.

Chelsea akhirnya baru menyamakan kedudukan pada menit 80 melalui Salomon Kalou. Berawal dari pelanggaran Wayne Rooney, wasit kemudian memberikan tendangan bebas bagi "Si Biru". Eksekusi yang dilakukan John Obi Mikel berhasil diteruskan Salomon Kalou menjadi sebuah gol.

Hasil membuat Chelsea untuk sementara naik ke posisi dua menggeser Liverpool yang sehari sebelumnya bermain imbang dengan Stoke City. Sementara MU naik ke peringkat 14. Posisi ini masih mungkin digeser Wigan Athletic seandainya mereka berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur.

( roz / roz ) Rossi Finza Noor - detiksport

11 September 2008

Berbatov Impikan Bola Emas



Jum'at, 12 September 2008 - 08:03 wib
MANCHESTER - Dimitar Berbatov memiliki ambisi besar bersama Manchester United. Berbatov menegaskan siap bersaing dengan Cristiano Ronaldo untuk menggapai bola emas sebelum pensiun dari sepakbola.
"Saya sangat bermimpi bisa memenangkan bola emas, sebelum saya berhenti bermain sepakbola," ujar penyerang asal Bulgaria itu.

"Ketika saya sudah mencanangkan target, maka saya memiliki ambisi untuk menggapainya. Dengan bantuan tuhan, saya akan meraih sesuatu yang besar," tegas penyerang 27 tahun itu.

Berbatov direncanakan bakal menjalani laga perdananya mengenakan kostum Setan Merah pada pekan ini, saat bertandang ke Liverpool dalam lanjutan Premier League.

Sementara itu, mantan pelatih Berbatov di Bayern Leverkusen Klaus Augenthaler memiliki nasehat bagus buat pelatih Sir Alex Ferguson. Augenthaler mengatakan semangat Berbatov harus terus didorong.

"Berbatov merupakan pemain yang memiliki mental seperti pemain Brasil. Dia pemain yang sangat malas," kritik Augenthale seperti dilansir The Sun, Jumat (12/9/2008).

Namun Berbatov dengan tegas membantah pernyataan itu. "Saya tidak bisa berlari tanpa tujuan. Hal itulah yang membuat saya seperti pemain malas. Tapi saya mulai hati-hati. Saya menunggu kesempatan dan tidak mau membuangnya," pungkasnya.

(hmr) Hendra Mujiraharja - Okezone

'Perhatian Tertuju ke City, Bukan MU'


Jumat, 12/09/2008 11:00 WIB

Manchester - Dua laga seru akan hadir di akhir pekan ini. Namun Manajer Manchester City Mark Hughes meyakini pertarungan skuadnya dengan Chelsea akan lebih menjadi perhatian daripada laga di Anfield.

City memang telah menjelma menjadi klub kaya baru setelah dibeli oleh Abu Dhabi United Group. Pada akhir pekan ini City akan menghadapi laga bergengsi yaitu menghadapi klub kaya Inggris lainnya yaitu Chelsea yang dimiliki taipan asal Rusia, Roman Abramovich.

Di pertandingan lain yang juga berlangsung di akhir pekan ini adalah pertemuan dua musuh besar yaitu Liverpool dan MU di Anfield. Meski demikian, Hughes sangat yakin bahwa pertarungan antara dua klub kaya akan lebih mencuri perhatian daripada laga di Anfield.

"Ada ketertarikan besar pada kami sementara ini. Meskipun ada pertandingan yang cukup besar lain yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini, kami akan menggantikan yang satu itu," ungkap Manajer City, Hughes seperti dilansir Goal.

"Di saat ini identitas kami sangat besar saat ini dan ada juga ada cerita yang menyelimuti pertrandingan Chelsea dengan sudt yang berbeda dari masing-masing klub. Kami sangat sudah tidak sabar untuk melakukan pertandingan tersebut," tukasnya.

City kini memang sedang menjelma menjadi klub kaya raya setelah mendapatkan investor baru. The Citizen pun langsung mendapatkan sorotan setelah sukses mendapatkan Robinho. Mereka juga saat ini sedang mengincar nama-nama pesepakbola top Eropa.

Namun, Hughes tahu tim yang sukses membutuhkan proses. "Ini tidak akan terjadi dalam satu malam. Kami harus dapat memastikan struktur dan prosedur telah pada tempatnya guna menjamin semuan yang kami lakukan akan terus berlangsung untuk sukses jangka panjang." ( key / din ) Reky Herling Kalumata - detiksport